Blogger Widgets

Saturday, January 30, 2010

Boneka yang Sombong


Pada suatu waktu kapan aja boleh deh yang penting jadi, ada seorang penjahit yang tua renta nyaris bangka. Dia kakek malang yang hidup sebatang kayu, eh, kara ding. Dia tidak mempunyai anak karena saat muda ia berwajah sangat jelek sehingga tak ada wanita yang tertarik padanya, bahkan sekarang ia bertambah jelek, wajahnya dipenuhi kutil. Walaupun begitu ia tetap merupakan seorang kakek yang baik hati. Sebenarnya jika wajahnya tidak buruk rupa ia bisa saja disenangi anak anak, tetapi karena wajahnya menyeramkan dan badannya bungkuk diakibatkan matanya plus minus (??) dan ia seorang penjahit maka jika ia menjahit di mesin jahit ia harus membungkuk, jadilah badannya bungkuk melebihi paus punggung bungkuk alis paus bongkok. Walaupun sebutan "kakek sihir" tak ada, tapi di kampung itu ia disebut "kakek sihir" oleh anak anak kampung itu. Tapi ia tetap sabar, untungnya pesanan jahitan tetap ada walau tidak banyak, cukup untuk makan sehari-hari.

Suatu malam ia merasakan kesepian yang amat sangat, ia hampir menangis. "Andai aku mempunyai anak yang bisa menemaniku di usia kepala enam ini", desahnya. Kemudian ia mempunyai ide untuk membuat boneka yang menyerupai anak kecil supaya ia tidak terlalu kesepian lagi. "Aku akan membuat boneka saja, lagian buat adopsi anak mahal ngasih makannya, susah ngurus surat keluarganya, mana ntar minta macem macem lagi sama gue malah ntar gua yang cepet mati", pikirnya. Lalu ia buatlah itu boneka. Saat jadi ia benar-benar terkejut, "Waduh udah besok ini, orderan belum dibikin", katanya. Rupanya ia bukan terkejut akan hasilnya...

Setelah ada boneka tersebut ternyata ia tetap merasakan kesepian, maka ia pun kembali berkeluh kesah, "Andai boneka ini bisa hidup ya tapi gak usah makan gak usah minum gak usah BAB", keluhnya. Lalu ada suara cekikikan ibu-ibu yang sangat sopran melebihi gita gutawa; "hi hi hi tak perlu khawatir kakek kutil, ("kakek kutil, kurangajar kamu!", kata kakek itu) bonekamu akan kubuat hidup", kata suara sang ibu-ibu itu. "benarkah? bagaimana caranya?", tanya si kakek. "cukup dengan membayar sebesar satu juta dolar boneka Anda akan dilengkapi peralatan canggih layaknya Astro Boy, yaa nggak secanggih itu juga sih, kalo mau lebih canggih bayar lagi sepuluh juta dolar", Gak. Jelas. Banget. GUBRAAAAK, ibu-ibu itu ditendang ke luar rumah. "Dasar ibu-ibu aneh, sejak kapan dia nguping curhat gue", serapah kakek kutil ("kutil???!!! awas kaauuu!").

Akhirnya Tuhan merasa iba kepada kakek tersebut, walaupun gak iba-iba amat sih. Maka boneka itu dihidupkan oleh Tuhan. "Kamu akan saya hidupkan, dasar kakek bodoh, kalo mau diidupin pencet aja tombol on off nya, dasar... (Ini maksudnya apa) Oh iya belum selese ya, kamu akan saya hidupkan untuk berbakti kepada kakek malang itu. Tetapi jika sekali saja kamu berbuat tidak becus, maka saya akan ambil kembali nyawamu". Boneka itu pun menjadi hidup....

Pagi harinya kakek itu terbangun dan menyadari sarapan lengkap telah terhidang di mejanya,dan melihat bonekanyalah yang telah hidup dan memasaknya. Ia terbelalak. "ITU MAKANAN PERSEDIAAN UNTUK SEBULAN, KENAPA DIMASAK SEMUANYEEE!?", jerit kek kutil. Ternyata ia terkejut bukan karena bonekanya hidup, tetapi karena persediaan makanan untuk sebulan dihabisi semua. "Ya elah, segitu buat sebulan, pantes aja lu kerempeng kayak gitu kek, kutil lu doang yang numbuh gede", sungguh kurangajar jawaban boneka yang belum diberi nama itu. "KUTIL APE KATE LOO BOCAAAAAH!!!???", sembur si kakek kutil. Apakah yang akan terjadi selanjutnya???

To be continued..

No comments: